ketika berpikir adalah sesuatu yang kamu senangi, dan kamu dipaksa untuk tidak berpikir
2017/02/17
2015/12/26
2015/10/20
the worth of a man
"for what it's worth,..."
the usual phrase to show others that you're willing to do something in order to get some things.
but how, exactly, do we measure the true worthiness of a certain entity?
2015/08/13
Great Escape
Selain tempat yang tepat untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kota, tempat ini merupakan daerah yang cocok untuk program pelatihan materi Gunung Hutan bagi para penggiat alam. Biodiversitas yang memadai dan geomorfologi yang bervariasi membuat semua aspek materi Gunung Hutan terpenuhi, seperti sumber air, sumber makanan alternatif untuk biologi praktis, pelatihan navigasi darat dan navigasi tertutup dan juga materi manajemen perjalanan.
Label:
#aksararaska,
#catatanperjalanan,
#LiFe
2015/06/16
2015/03/25
Tanya
Pernah seorang bertanya, apakah mereka membaca tulisanmu atauhkah hanya terpukau pada imaji yang yang kamu sandingkan bersamaan dengan tulisanmu? Dua-dua menarik menurutmu. Lalu kamu mengambil keputusan sendiri bahwa jika seseorang membutuhkan waktu lebih untuk selesai membaca tulisanmu. Itu pun sekedar membaca ya, jika ditelaah perkata hingga menemukan makna, mungkin lebih lama lagi. Jadi bagi mereka yang dengan segera memberikan senyum atau tanda hati beberapa saat setelah postingan di publikasikan, sudah dapat dipastikan bahwa mereka tidak membaca tulisannya, hanya sekedar melihat gambar lalu keinginan eksistensi begitu besar maka segeralah menekan icon tanda suka.
Menurutmu, jika seseorang benar-benar membaca apa yang kamu maksudkan, mereka akan memberikan perhatian di tempatnya, yaitu di tempat kamu menuliskan aspirasimu.
2015/03/24
Senyum Imaji
Malam ini kau tak datang imajiku
tiada nada untukku jadikan lagu
setiap kata sepertinya tak bermakna
ku hanya bernyanyi sumbang tak tentu lagu
kemanakah perginya bunga jiwaku
yang dahulu menjadi bait-bait puisi
bila cahaya terang menghampiriku
dialah bulan yang menari diatas rambutku
cerita masa lalu
perlahan berganti
cerita masa lalu
walau tak datang kembali
kunanti selalu
menghirup kesunyian jadi nafasku
yang di hembuskan malam
usai senyum berlalu
genapkan kerinduan
pada bayangmu
yang terbentang dari langit
ke relung hati
2015/03/03
[muara] [ia] Penasaran
Malam ini ia memahami makna Penasaran.
Ketika seseorang merasakan kegatalan dan hasrat ingin menggaruk yang tak henti tentang sesuatu permasalahan atau seseorang.
Analogi paling mudah ialah dengan frase arwah penasaran. makna penasaran pada frase tersebut begitu kuat. contoh lain ialah ketika seorang teman dekat merasakan penasaran karena ia telah dikecewakan oleh teman terdekatnya, maka ia akan penasaran bagaimana membuat sang teman merasakan sakit hati yang ia rasakan. Dan ia takkan berhenti hingga ia puas, entah kapan, bahkan mungkin dibawa hingga mati. kira-kira demikiann yang dirasakan sang arwah penasaran, ia masih belum puas akan sesuatu ketika ia masih hidup.
Lalu ia melihat ke suatu sudut di ruangan tempat ia berada. disana ia melihat suatu bayangan angka hari yang telah terlewati setelah ia melakukan kesalahan itu. Kesalahan yang sangat manusiawi sehingga drama yang terjadi sudah berulang-ulang terjadi di muka bumi ini. Kesalahan mengkhianati kepercayaan.
Masih di hammock, bergoyang perlahan ia menatap langit-langit ruangan yang tersenyum kepadanya, seakan mengingatkan berapa hari ia telah di hantui oleh perasaan itu ... perasaan bersalah yang menghantui dirinya atas kesalahan yang ia buat kepada temannya. sahabatnya... teman bicaranya..
lalu ia melihat kalender di gadgetya, dan menunjukkan angka 3676 hari setelah hari itu. Hari ia membuat kesalahan itu ... selama itukah ia tersadar. Sudah berapa lama ia hidup?
Label:
#aksararaska,
#ia,
#LiFe,
#muara
2015/02/23
2015/02/15
menanti
dan kita tiba pada saat yang dinanti
saat mendekati mati
sajak singkat mengenai hidup yang sesaat
dari terang menuju gelap
dalam keramaian kamu menemukan kesendirian
dikelilingi teman hingga larut malam
dan kini sendiri sudah kamu menanti
mati yang baru saja datang
sedikit saja yang bisa mengerti atau mau memahami
tentang arti sebuah aksara
pentingnya sebuah pelukan daripada kata-kata
saat mendekati mati
sajak singkat mengenai hidup yang sesaat
dari terang menuju gelap
dalam keramaian kamu menemukan kesendirian
dikelilingi teman hingga larut malam
dan kini sendiri sudah kamu menanti
mati yang baru saja datang
sedikit saja yang bisa mengerti atau mau memahami
tentang arti sebuah aksara
pentingnya sebuah pelukan daripada kata-kata
2014/12/24
dalam diam hujan
... membimbing dalam diam hujan lakukan. Kamu akan tahu jika kamu mendengarkan rintik lirih perlahan di kejauhan.
.... dan dalam diam hujan memandangi dua Orang yang saling menjauh namun semakin mendekat
2013/04/19
Bogor..[seharunya] Ku [tak] kembali
14-15022009
sekarang bahkan kemampuan bersabar dan menunggu juga sedang di uji...
hahahahaha...
tertawa saja yang bisa kulakukan....
Karena jika kita tertawa sendiri maka orang akan menyangka diri kita gila...maka terkadang orang dapat terkecoh....hari gini masih aja ada orang yang menilai dari penampilan....
Semisal, biaya pernikahan lebih mahal [lebih sulit dan rumit perceraian] daripada perceraian, namun tetap saja, khalayak berani mengeluarkan kocek banyak untuk menyeleggarakan pernikahan. hasil kerja selama bertahun2 mungkin baru bisa menutupi biaya pernikahan yang besar tersebut...jadi,sekarang orang2 beramai2 kerja lembur, overtime atau apalah namanya..demi mendapatkan uang lebih dan menjadi tabungan untuk biaya pernikahan.
Kita menjadi semakin sadar bahwa, walau kita sudah memiliki pasangan ideal, mau sama mau, namun kita tidak bisa memiliki uang untuk melaksanakan pernikahan..sama aja boong boz....
Apa lagi klo orang yg kite incer kaga mau ama kita...lebih2.....tarik napas aja yang dalam kawan....teguk air dalam dan hembuskan kembali nafasmu....
Banyak tertawa hati2..selain dicap orang gila...biasanya bakal ada hal2 yang menyeimbangkan kondisi senang tersebut..siang hari terlalu senang...malam dapat berita sedih.
Baca terlebih dahulu kutipan di bawah ini :
Hari ini ku meninggalkan kewajiban....ku lalai....karena ku penat...Namun, penat yang ku dapatkan...Pembelajaran yang kudapatkan..Kita sudah memiliki jalan masing2...Jalani lah
2013/02/05
Tell the truth and nothing but the truth
Is it wrong to tell the truth? | No
Why do people scattered away when I say the truth? | They lack of understanding, that’s why
Or because the way I say it? | Nay. Hm, perhaps. I dunno.
Well, if I’m not sure with myself then who else I can trust? | …
2012/07/31
Serpihan pikiran #101
ku tak punya kakak
ku tak merasa nyaman
ku tak merasa aman
ku tak punya kakak
saudaraku adalah teman-temanku
orang tua ku adalah alam dan lingkungan
ku mendapat pengajaran n pelajaran dari mereka
sedikit yang kudapatkan dari rumah
kini kuanggap rumahku adalah bumi yang ku pijak ini
karena dari bumi lah kudapat ilmu dan pengetahuan..
semoga ku diberikan jalan lurus menuju-Nya
ku tak merasa nyaman
ku tak merasa aman
ku tak punya kakak
saudaraku adalah teman-temanku
orang tua ku adalah alam dan lingkungan
ku mendapat pengajaran n pelajaran dari mereka
sedikit yang kudapatkan dari rumah
kini kuanggap rumahku adalah bumi yang ku pijak ini
karena dari bumi lah kudapat ilmu dan pengetahuan..
semoga ku diberikan jalan lurus menuju-Nya
2009/09/04
Titipan by WS Rendra
TITIPAN Sering kali aku berkata, ketika seorang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan, bahwa mobilku hanya titipan-Nya, bahwa rumahku hanya titipan-Nya, bahwa hartaku hanya titipan-Nya, bahwa putraku hanya titipan-Nya, tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku ? Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ? Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya ini ? Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ? Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ? Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu petaka, kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita. Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku, aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil, lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan, seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika: aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku. Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih. Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku,” dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku. Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, Hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah… “Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja.”
2008/01/12
10012008
Penipuan..
Kamuflase...
Pembodohan...
jadi gini.
waktu gw ditelp rgl 17 Desember 2007....dan dipanggil untuk wawancara tgl 20 desember oleh ibu Fitri yang mengaku dari PT MII( gw tau krn gw tanya dia apakah ini dari PT MII dan dia bilang iya) gw ilang gw masih di bali dan blm bisa datanga untuk interview so gw minta waktu untuk re schedule...dan ternyata ketika diriku telah sampai di tanah jawa aku langsung menghubungi CP yaitu ibu Fitri tadi..dan dia bilang interview tgl 10 januari 2008 jam 11 di Wisma BNI 46 Jl Jend. Sudirman Lt 28 Kav 1----> dari sini seharusnya gw dah tau ada yang ga beres soalnya alamat PT MII adalah Wisma Metropolitan I Lt. 9 , Jl. Jend Sudirman Kav 29 -31. Nah ketika gw sampe di lt 28 gedung itu..gw dihadapkan ama PT Graha Finesa bla..bla..bla...Futures dan so on....hoek...
males bgt gw...namun demi memuaskan rasa penasaran..gw tanya ama FO nya...: " ni perusahaan apaan Pak?" tanpa mengindahkan pertanyaan gw dia nanya " CP bapak sapa?" nah gw bilang ibu fitri or ibu indy... terus di ngasih gw form gitu bwt ngisi informasi diri gw...terus gw senyum aja n bilang klo gw salah perusahaan (padahal CP nye ngaku2 PT MII dan ternyata..PENIPUAN!!!)
Yah, mungkin salah juga gw gak crosscheck dulu dan lebih teliti...tapi tau ndiri yg namanya butuh gawean....kagak pikir panjang dan pasa ada panggilang langsung sabet...okeh-okeh ajah
yah...pelajaran dah....
hari itu akhirnya dapet internetan gratis dari pren Mone di kantornye...:) thanks brur...
setelah dari kantornye mone, ane mo balik ke bgr dan ceritanya mo ke st. tanah abang aja yg lebih deket dari pada st. sudirman. nah pas jalan, sempet mo mampir ke tempatnye fey yang ada di kebon kacang 23 no 18(benre nteu fey?), but ya itu tadi...ternyata dah tua gw dan napas jadi ngeokngoek gitu...so..perjalanan dilanjutkan langsung menuju tanah abang. namun ternyata jadwal dari Tnh abang ke bgr baru jam 1/2 5an...jadi gw keluar lagi dari tanah abang dan naik angkot ke Kota. mo jalan lagi gak kuat euy...:D
setelah sampe di bogor....
Kamuflase...
Pembodohan...
jadi gini.
waktu gw ditelp rgl 17 Desember 2007....dan dipanggil untuk wawancara tgl 20 desember oleh ibu Fitri yang mengaku dari PT MII( gw tau krn gw tanya dia apakah ini dari PT MII dan dia bilang iya) gw ilang gw masih di bali dan blm bisa datanga untuk interview so gw minta waktu untuk re schedule...dan ternyata ketika diriku telah sampai di tanah jawa aku langsung menghubungi CP yaitu ibu Fitri tadi..dan dia bilang interview tgl 10 januari 2008 jam 11 di Wisma BNI 46 Jl Jend. Sudirman Lt 28 Kav 1----> dari sini seharusnya gw dah tau ada yang ga beres soalnya alamat PT MII adalah Wisma Metropolitan I Lt. 9 , Jl. Jend Sudirman Kav 29 -31. Nah ketika gw sampe di lt 28 gedung itu..gw dihadapkan ama PT Graha Finesa bla..bla..bla...Futures dan so on....hoek...
males bgt gw...namun demi memuaskan rasa penasaran..gw tanya ama FO nya...: " ni perusahaan apaan Pak?" tanpa mengindahkan pertanyaan gw dia nanya " CP bapak sapa?" nah gw bilang ibu fitri or ibu indy... terus di ngasih gw form gitu bwt ngisi informasi diri gw...terus gw senyum aja n bilang klo gw salah perusahaan (padahal CP nye ngaku2 PT MII dan ternyata..PENIPUAN!!!)
Yah, mungkin salah juga gw gak crosscheck dulu dan lebih teliti...tapi tau ndiri yg namanya butuh gawean....kagak pikir panjang dan pasa ada panggilang langsung sabet...okeh-okeh ajah
yah...pelajaran dah....
hari itu akhirnya dapet internetan gratis dari pren Mone di kantornye...:) thanks brur...
setelah dari kantornye mone, ane mo balik ke bgr dan ceritanya mo ke st. tanah abang aja yg lebih deket dari pada st. sudirman. nah pas jalan, sempet mo mampir ke tempatnye fey yang ada di kebon kacang 23 no 18(benre nteu fey?), but ya itu tadi...ternyata dah tua gw dan napas jadi ngeokngoek gitu...so..perjalanan dilanjutkan langsung menuju tanah abang. namun ternyata jadwal dari Tnh abang ke bgr baru jam 1/2 5an...jadi gw keluar lagi dari tanah abang dan naik angkot ke Kota. mo jalan lagi gak kuat euy...:D
setelah sampe di bogor....
2007/12/13
Negara Bali
Mengapa masyarakat dunia lebih mengenal
Bali daripada Indonesia?padahal Bali
merupakan salah satu pulau dari Republik
Indonesia. sering terdengar selentingan
negara Bali daripada negara Indonesia.
Apakah ...karena Republik Indonesia kurang
Apakah ...karena Republik Indonesia kurang
menjaga propinsi2nya?...karena indonesia
merupakan negara kepulauan sehingga
memiliki diversitas adat & budaya yang
sangat tinggi dan membuatnya mudah untuk
dipecahbleah oleh selentingan2 dan
propaganda busuk yang masuk dari luar?
ku berpendapat, bahwa masayarakat dunia
yag tidak mengetahui keberadaan Indonesia
pada peta dunia hanyalah mereka yan
memiliki keterbatasan ilmu pengetahuan
terutama Geografi dan Kewarganegaraan.
Mereka mengaku negara maju namun tidak
mempunyai kapabilitas otak selayaknya
warganegara dari negara maju.
| |
2007/09/13
Merantaulah
Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Pernah'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia 'kan keruh menggenang
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang
Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan
Oleh: Al-imam asy-Syafi'i
Langganan:
Postingan (Atom)









