2015/02/15

menanti

dan kita tiba pada saat yang dinanti
saat mendekati mati
sajak singkat mengenai hidup yang sesaat
dari terang menuju gelap

dalam keramaian kamu menemukan kesendirian
dikelilingi teman hingga larut malam
dan kini sendiri sudah kamu menanti
mati yang baru saja datang

sedikit saja yang bisa mengerti atau mau memahami
tentang arti sebuah aksara
pentingnya sebuah pelukan daripada kata-kata

2014/12/24

dalam diam hujan

... membimbing dalam diam hujan lakukan. Kamu akan tahu jika kamu mendengarkan rintik lirih perlahan di kejauhan.
.... dan dalam diam hujan memandangi dua Orang yang saling menjauh namun semakin mendekat

2013/04/19

Bogor..[seharunya] Ku [tak] kembali

14-15022009

Karena kemampuan bertahan hidupku terus diuji
sekarang bahkan kemampuan bersabar dan menunggu juga sedang di uji...

hahahahaha...
tertawa saja yang bisa kulakukan....

Karena jika kita tertawa sendiri maka orang akan menyangka diri kita gila...maka terkadang orang dapat terkecoh....hari gini masih aja ada orang yang menilai dari penampilan....


Semisal, biaya pernikahan lebih mahal [lebih sulit dan rumit perceraian] daripada perceraian, namun tetap saja, khalayak berani mengeluarkan kocek banyak untuk menyeleggarakan pernikahan. hasil kerja selama bertahun2 mungkin baru bisa menutupi biaya pernikahan yang besar tersebut...jadi,sekarang orang2 beramai2 kerja lembur, overtime atau apalah namanya..demi mendapatkan uang lebih dan menjadi tabungan untuk biaya pernikahan.

Kita menjadi semakin sadar bahwa, walau kita sudah memiliki pasangan ideal, mau sama mau, namun kita tidak bisa memiliki uang untuk melaksanakan pernikahan..sama aja boong boz....
Apa lagi klo orang yg kite incer kaga mau ama kita...lebih2.....tarik napas aja yang dalam kawan....teguk air dalam dan hembuskan kembali nafasmu....

Banyak tertawa hati2..selain dicap orang gila...biasanya bakal ada hal2 yang menyeimbangkan kondisi senang tersebut..siang hari terlalu senang...malam dapat berita sedih. 


Baca terlebih dahulu kutipan di bawah ini :
Hari ini ku meninggalkan kewajiban....ku lalai....karena ku penat...Namun, penat yang ku dapatkan...Pembelajaran yang kudapatkan..Kita sudah memiliki jalan masing2...Jalani lah


2013/02/05

Tell the truth and nothing but the truth

Is it wrong to tell the truth? | No

Why do people scattered away when I say the truth?  | They lack of understanding, that’s why

Or because the way I say it? | Nay. Hm, perhaps. I dunno.

Well, if I’m not sure with myself then who else I can trust? | …

 

 

2012/07/31

Serpihan pikiran #101

ku tak punya kakak
ku tak merasa nyaman
ku tak merasa aman
ku tak punya kakak

saudaraku adalah teman-temanku
orang tua ku adalah alam dan lingkungan

ku mendapat pengajaran n pelajaran dari mereka
sedikit yang kudapatkan dari rumah
kini kuanggap rumahku adalah bumi yang ku pijak ini
karena dari bumi lah kudapat ilmu dan pengetahuan..

semoga ku diberikan jalan lurus menuju-Nya

2009/09/04

Titipan by WS Rendra

TITIPAN

Sering kali aku berkata, ketika seorang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan-Nya,
bahwa rumahku hanya titipan-Nya,
bahwa hartaku hanya titipan-Nya,
bahwa putraku hanya titipan-Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku ?

Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk
milik-Nya ini ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu
diminta kembali
oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa
itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti
matematika:
aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku,” dan menolak
keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku.

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan,
Hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan
keberuntungan sama saja.”

2008/01/12

10012008

Penipuan..
Kamuflase...
Pembodohan...

jadi gini.
waktu gw ditelp rgl 17 Desember 2007....dan dipanggil untuk wawancara tgl 20 desember oleh ibu Fitri yang mengaku dari PT MII( gw tau krn gw tanya dia apakah ini dari PT MII dan dia bilang iya) gw ilang gw masih di bali dan blm bisa datanga untuk interview so gw minta waktu untuk re schedule...dan ternyata ketika diriku telah sampai di tanah jawa aku langsung menghubungi CP yaitu ibu Fitri tadi..dan dia bilang interview tgl 10 januari 2008 jam 11 di Wisma BNI 46 Jl Jend. Sudirman Lt 28 Kav 1----> dari sini seharusnya gw dah tau ada yang ga beres soalnya alamat PT MII adalah Wisma Metropolitan I Lt. 9 , Jl. Jend Sudirman Kav 29 -31. Nah ketika gw sampe di lt 28 gedung itu..gw dihadapkan ama PT Graha Finesa bla..bla..bla...Futures dan so on....hoek...

males bgt gw...namun demi memuaskan rasa penasaran..gw tanya ama FO nya...: " ni perusahaan apaan Pak?" tanpa mengindahkan pertanyaan gw dia nanya " CP bapak sapa?" nah gw bilang ibu fitri or ibu indy... terus di ngasih gw form gitu bwt ngisi informasi diri gw...terus gw senyum aja n bilang klo gw salah perusahaan (padahal CP nye ngaku2 PT MII dan ternyata..PENIPUAN!!!)

Yah, mungkin salah juga gw gak crosscheck dulu dan lebih teliti...tapi tau ndiri yg namanya butuh gawean....kagak pikir panjang dan pasa ada panggilang langsung sabet...okeh-okeh ajah

yah...pelajaran dah....

hari itu akhirnya dapet internetan gratis dari pren Mone di kantornye...:) thanks brur...

setelah dari kantornye mone, ane mo balik ke bgr dan ceritanya mo ke st. tanah abang aja yg lebih deket dari pada st. sudirman. nah pas jalan, sempet mo mampir ke tempatnye fey yang ada di kebon kacang 23 no 18(benre nteu fey?), but ya itu tadi...ternyata dah tua gw dan napas jadi ngeokngoek gitu...so..perjalanan dilanjutkan langsung menuju tanah abang. namun  ternyata jadwal dari Tnh abang ke bgr baru jam 1/2 5an...jadi gw keluar lagi dari tanah abang dan naik angkot ke Kota. mo jalan lagi gak kuat euy...:D

setelah sampe di bogor....